Tanmiyyatu Attaqah (Mengembangkan Kemampuan)

Setiap kita diberikan kemampuan sesuai dengan bakat dan kecenderungan masing-masing yang telah diberikan Allah SWT.  Masing-masing kita harus tahu potensi diri. Setiap kader harus mampu mengembangkan potensi (alqudrah ‘ala tanmiyati thaqah) baik potensi diri sendiri maupun potensi orang lain. Jangan malah menghancurkan potensi diri apalagi potensi orang lain. Apakah dengan gossip, dengan issu, dengan fitnah, atau dengan tajassus.  Akibatnya, potensi orang lain hancur,, potensi diri hancur. Kita harus terus menerus membangun potensi, karena amal islami itu sangat besar.

Di dalam diri kita ada dua potensi: fa-alhamaha fujuraha wa taqwaha. Ada potensi negatif, fujur dan potensi positif taqwa.  Kita bangun, kita himpun, kita kembangkan potensi-potensi positif kita.  Kita harus sibuk dengan potensi positif jangan potensi negatif.  Karena kalau sibuk dengan potensi negatif pada diri kita, lalu kemudian menuduh si itu bathil, si itu rakhus, si itu tama’, si itu kibr, akhirnya potensi positif terbengkalai. potensi negatif harus diminimalisir agar tidak muncul dalam permukaan hidup kita.

Potensi positif itu al haq dan potensi negatif itu al bathil.  Bila potensi positif kita aktifkan maka potensi negatif akan pasif.  Karena, seperti dijelaskan oleh Allah, “Wa qul jaa-al haqqu wa zahaqal baathilu innal baathila kaana zahuqaa.

Kita hadirkan potensi al haq, insya Allah potensi al bathil dalam diri kita akan pasif. Akan tetapi kalau kita gugat dan utik utik potensi negatif maka potensi positif tidak terurus, tidak tersalurkan, tidak terkoordinir, tidak temobilisir, dan kita tidak bisa berbuat apa-apa.  Hanya sibuk dengan isu, gosip dan akhirnya ikut-ikutan.

1. Al-qudrah ‘ala tafjiri thaqah (Kemampuan untuk meledakan potensi)

2. Al-qudrah ‘ala muhafazhati thaqah (Kemampuan untuk memelihara potensi)

3. Al-qudrah ‘ala saitharah ‘ala thaqah (Kemampuan untuk mengendalikan potensi)

(*)

 

About the author

More posts by admin

 

0 Komentar

Kamu dapat menjadi yang pertama yang meninggalkan komentar.

Tinggalkan sebuah komentar